lumpia semarang 3

Ikon Makanan Tradisional Semarang

Makanan yang sejatinya berasal dari negeri Tiongkok ini sudah menjadi ikon makanan tradisional Semarang. Tidak banyak yang menyadari kenyataan itu, mereka berpikir bahwa lumpia merupakan kreasi asli orang Indonesia, sebetulnya tidak, dari nama-nama lumpia yang populer di Semarang mudah saja diketahui bahwa resep asli membuat lumpia berasal dari Tiongkok khusunya masyarakat Tionghoa yang membawanya ke tanah air.

Akan tetapi, setelah lewat bertahun-tahun, makanan ini sangat identik dengan masyarakat Semarang, maka lumpia menjadi ikon makanan tradisional Semarang, seperti gudeg yang sudah mendarah daging di Yogyakarta.

Lumpia ini enak dimakan dalam keadaan digoreng kering dan tidak mengandung banyak minyak, tetapi kalau Anda sedang diet, Anda bisa menikmati lumpia basah yang disediakan catering naboxparah.com cocok untuk menu diet Anda. lumpia goreng mungkin kurang baik untuk program diet Anda karena mengandung minyak nabati.

bisa dimakan kering yaitu digoreng atau basah tidak digoreng. Jadi bagi yang sedang diet lumpia basah bisa menjadi pilihan.

lumpia semarang 3

Kuliner Semarang

Selain lumpia, Semarang memiliki berbagai jenis kulier, berikut lima di antara berbagai macam kuliner yang terkenal di Semarang:

  1. Soto Bangkong

Soto Bangkong sama halnya dengan jenis soto lainnya, yang disajikan dalam mangkok dengan kuah bening. Isiannya berupa daging ayam suwir, taoge, tomat, dan daun bawang yang memiliki cita rasa gurih. Soto Bangkong akan terasa segar ketika dimakan saat masih hangat, kuahnya akan membantu Anda menghangatkan tubuh. Anda bisa menjadikan telur puyuh dan sate kerang sebagai makanan pendamping. Bisa juga ditambah dengan perkedel, tahu dan tempe.

  1. Nasi Gandul

Nasi gandul ialah nasi yang disiram kuah bening. Nasi gandul dilengkapi dengan potongan daging sapi dan jeroan. Di lengkapi dengan gorengan tempe, sambal, dan jeruk nipis.

Kenapa dinamai gandul? Nama ini diambil dari kebiasaan penjualnya yang suka menggantung kualinya saat berkeliling. Dalam bahasa Jawa nggantung disebut gandul. Istilah Jawa inilah yang digunakan untuk memberi nama.

  1. Tahu Pong

Tahu pong beredar di masyarakat sebagai cemilan. Tahu pong biasa dinikmati sambil dicocolkan ke dalam sambal petis, sambal terasi, sambal bawang, kecap manis, atau pun kecap asin, tergantung selera.

  1. Tahu Gimbal

Cara makan tahu gimbal ialah disiram dengan saus kacang dan sambal petis. Ada beberapa macam gimbal antara lain gimbal udang, toge, ceplok telor, irisan kol dan lontong.

  1. Nasi Kucing

Seperti di Yogyakarta, di Semarang juga terdapat nasi kucing. Makanan ini menjadi favorit mahasiswa, karyawan, dan masyarakat umum terutama bagi mereka yang sedang berhemat dalam hidupnya. Nasi kucing juga jadi pilihan yang ideal untuk mereka yang sedang diet, karena kemasannya yang tidak banyak, cukup untuk menahan lapar.

 

Demikian kuliner Lumpia dan kuliner di Semarang pada umumnya, kelima kuliner tradisional tersebut hanya beberapa di antara kekayaan kuliner Semarang. Kalau Anda sedang berada di Semarang, jangan lupa untuk menjajal kuliner khas daerah tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *