Bahan yang Digunakan untuk Membuat Kostum Maskot

bahan sarung tangan untuk kostum maskot milik www.tiaramaskot.com jakartaPernahkah Anda bertanya-tanya apa yang digunakan untuk membuat kostum maskot tim yang melompat-lompat beraksi gila dan mengasyikkan fans dengan kejenakaan mereka? Nah, tergantung makhluk inspiratif yang dimodelkan, ada banyak bahan berbeda yang bisa digunakan pada bagian luar maskot, namun bentuk awalnya biasanya terbuat dari polietilen, sejenis plastik yang dikenal dengan daya tahan dan kelenturannya. Di masa lalu, maskot biasanya terbuat dari fiberglass yang merupakan bahan yang lebih berat dan kurang fleksibel, sehingga tidak praktis pada penemuan polietilena. Saat ini polyethylene adalah plastik yang paling banyak digunakan di planet ini, berkat kegunaannya yang luas termasuk membangun maskot yang kokoh dan tahan lama!

Selain maskot tim olahraga, ada maskot perusahaan, maskot sekolah, maskot internasional, maskot organisasi dan bahkan maskot kota untuk kota dan kota! Karena ada begitu banyak jenis maskot, mereka bisa dibuat dari berbagai bahan. Terkadang bubur kertas atau kardus digunakan dalam menciptakan maskot dengan anggaran terbatas. Maskot ini mungkin harus diganti sebentar-sebentar karena konstruksi mereka yang lebih rapuh. Kepala pada maskot ini sangat rentan terhadap kerusakan dan akibatnya mungkin penampilan mereka berubah secara halus setiap kali diganti. Maskot lainnya hanya menggunakan cangkang kain, seperti wol, double knit, plush atau spandex dalam konstruksi dan dapat ditutupi dengan bahan tambahan atau hanya untuk tujuannya. Sesekali, maskot itu hanya terdiri dari bentuk manusia yang mengenakan kostum dari beberapa jenis, seperti bajak laut atau gladiator.

Beberapa kostum maskot besar menggabungkan sistem baju zirah yang mengikatkan cangkangnya ke pemain dan menahannya dari tubuh. Kepala pada jenis kostum maskot ini mungkin terdiri dari masker jenis hoki dengan tali dagu untuk menahannya dan ditutup dengan bahan yang sesuai dengan kostum lainnya.

Karena maskot datang dalam berbagai bentuk dan bentuk, cangkangnya ditutupi dengan beragam bahan yang sesuai dan sesuai termasuk bulu palsu, cat, bulu atau kain. Tentu saja, kebanyakan maskot memiliki mata yang datang dalam berbagai bentuk dan ukuran dan bergantung pada spesies maskot. Kaki maskot sangat penting, karena menghabiskan banyak waktu berlari dan melompat-lompat dan bahkan melakukan berbagai trik akrobatik. Seringkali, kaki maskot polietilen akan terbuat dari bahan yang sama karena benar-benar bisa dipukuli. Terkadang, kaki maskot, serta paruh atau moncong atau tonjolan serupa, akan terbuat dari styrofoam atau plastik yang sama baiknya. Apapun bahannya, kaki harus memiliki beberapa jenis hambatan tergelincir yang dibangun untuk mengakomodasi gerakan konstan.

Yang terpenting, karena maskot adalah bagian aktif dari tim manapun, konstruksi kostum harus tahan lama, fleksibel dan bertahan lama dengan jumlah dan keausan yang luar biasa. Ini akan menjamin keefektifan maskot melalui banyak musim.…

Continue reading »
Mars Met Venus 3

Cerita Pasangan Kekasih yang Penuh Intrik

Selain menggabungkan dua part dalam satu film, Mars Met Venus juga berusaha mencari celah untuk menonjolkan keunggulan. Salah satunya dengan menciptakan sosok pasangan kekasih yang penuh Intrik. Seperti yag dibahas di atas, Intrik dalam hubungan pasangan kekasih di film Masr met Venus lebih karena dua sudut pandang yang bertolk belakang. Seringnya, pihak perempuan yang menyulut konflik.

Selipan bagian komedi dalam film ini dibuat dengan sangat pas. Bagian komedinya tak lantas membuat sisi romancei film ini lenyap. Dan semua tokoh yang terlibat punya porsi masing-masing untuk menguatkan genre komedi Mars Met Venus, misalnya sahabat si tokoh utama perempuan atau sahabat si tokoh utama laki-laki yang selalu membahasa soal percintaan dengan gaya yang mengocok perut.

Kisah Pasangan penuh Intrik ini ditulis oleh Nataya Bagya yang sebenarnya memang didasarkan pada konflik percintaan yang biasa terjadi di kehidupan nyata, sehingga film ini seolah memang sebuah real live yang dilihat dalam kilas balik penonton.

Mars Met Venus 3

 

Sekilas Tentang Mars Met Venus

Film Mars Met Venus menceritakan sepasang kekasih, Kelvin dan Mila yang sudah lama berpacaran. Suatu ketika Kelvin mengajak Mila membuat sebuah vlog dalam rangka usaha Kelvin melamar sang kekasih. Dalam perjalanannya, membuat vlog couple ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Mereka kadang mengalami pertengkaran, banyak salah paham, dan sudut pandang yang bertentangan. Dua part yang ditayangkan secara terpisah namun masih satu film ini ternyata melengkapi satu sama lain, misalnya seperti hal-hal ambigu di film part perempuan alias tim Venus yang akan terjawab di part laki-laki.

Pasang kekasih yang ceitanya sudah berpacaran cukup lama ini, punya perbedaan besar, seperti, Kelvin yang memiliki Phlegmathis. Kelvin lebih cenderung lebih pendiam dibandingkan dengan Mila yang ekspresif. Dua tokoh utama diperankan oleh Ge Pamungkas dan Pamela Bowie yang sudah tak asing lagi dalam dunia perfilman.  Selain Ge Pamungkas dan Pamela Bowie, Mars Met Venus juga dibintangi oleh deretan aktor-aktris youtubers seperti Cameo Project, Ria Ricis, dan Rani Ramadhany.

Penyangan dua part yang berbeda ini dijeda dengan waktu yang cukup lama. Untuk part pertama atau part perempuan tayang pada 20 Juli, sedangkan untuk part laki-laki tayang pada 3 Agustus 2017. Durasi film ini terbilang cukup panjang, sekitar 1 jam 30 menit. Namun karena alurnya yang seru Mars Met Venus tak terkesan membosankan sama sekali.

 …

Continue reading »
Mars Met Venus

Kisah Percintaan dalam Balutan Komedi di Film Mars Met Venus

Kisah cinta biasanya jadi sesuatu yang selalu menarik untuk disorot dari berbagai sudut pandang. Entah itu dari sudut pandang laki-laki yang menanggapi urusan percintaan dengan akal, atau justru dari sudut pandang perempuan yang tak pernah lepas dari masalah hati. Namun yang jelas kisah percintaan bagaimana pun memang menyenangkan untuk diikuti alurnya, apalagi dalam sebuah film yang selalu punya cara unik untuk menyajikan kisah cinta yang seharusnya sederhana, menajdi sesuatu yang luar biasa.

Tak jarang industri perfilman Indonesia mengangkat kisah cinta para remaja yang masih labil yang konfliknya ditunjukkan dan muncul karena sikap pihak terkait yang kekanakkan.namun karena dianggap sudha biasa dan seolah ingin membuat gebrakkan baru dalam branding undercover dunia perfilman, industry film Indonesia akhirnya marak membuat film dengan tema romansa ala pasangan dewasa yang siap melanjtkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Film dennga tema romansa yang jauh dari kesan masa muda dan cinta monyet ini juga tak kalah menjadi hal yang menarik bagi public dan para movie enthusiast. Pasalnya film romance seperti ini seoah memuaskan keinginan para movie enthuasiat yang haus akan sebuah film dengan gebrakkan konflik yang lebih wah!

Salah satu film romansa yagn mengangkat kisah conta pasangan dewasa adalah film garapan MNC Pictures. Film ini disajikan dengan balutan sensasi komedi yang siap mengocok perut. Film ini tayang Agustus  lalu dan diberi judul Mars Met Venus.

Mars Met Venus

Dua Part yang Berbeda dalam Satu Film

Mars Met Venus menyajikan kisah cinta dalam kemasan yang berbeda dengan film romance lainnya. Film ini siap mengajarkan penontonnya untuk memahami sesuatu dari berbagai sudut pandang agar mendapatkan kesimpulan yang tepat, begitu pula halnya dengan urusan cinta yang tak bisa dilihat dari satu sisi saja. Masalah percintaan dalam film ini akan dijelaskan melalui dua sudut pandang yang berbeda, yaitu sudut pandang laki-laki dan sudut pandang perempuan.

 

Mars Met Venus sendiri menggunakan judul dengan mengambil nama planet yang menjadi lambang dari dua pihak. Mars sebagai pihak laki-laki dan Venus sebagai perempuan. Kecenderungan perbedaan sikap dan pandangan hidup menjadi salah satu hal yang memicu konflik dalam film ini. baik pihak perempuan maupun pihak laki-laki, keduanya berusaha mempertahankan emosi dan pandangan masing-masing sebelum akhirnya bisa memahami satu sama lain.

Dua sudut pandang yang berbeda akan dipertontonkan dalam dua frame berbeda namun masih satu film dengan jalan yang sama, mungkin istilahnya seperti sekuel tapi bukan benar-benar sekuel. Inilah salah satu daya tarik yang menonjolkan dalam film Mars Mmet Venus. Tiap part yang menggambarkan kedua sudut oandang akan dibuat dengan latar berbeda namun membicarakan satu hal yang beraitan atau bahkan sama.…

Continue reading »